Sabtu, 05 Februari 2011

legenda dari cina

Ninja legendaris yang pernah ada di jepang

Ninja berasal dari cina kuno yang kemudian melanjutkan perjalanan ke Jepang selama Dinasti Tang. Orang Jepang mengembangkan seni beladiri Ninja, dengan menciptakan pembunuh yang mematikan, yang dapat menyelinap masuk tanpa terdeteksi dan kemudian menyerang secara tiba-tiba.




Asal usul ninja sangat tidak jelas dan sulit untuk dipastikan. Menurut sejarah, mereka ada sekitar abad ke-14.
Dalam catatan tertulis detail kegiatan ninja bahwa mereka juga dikenal sebagai shinobi “ahli di bidang pengumpulan informasi,” atau “ahli dalam penyamaran dan bergerak secara diam-diam” yang mampu menembus wilayah musuh untuk mengamati setiap gerak-geriknya dan mendapatkan informasi rahasia tanpa terdeteksi. Pada periode Sengoku (masa peperangan di Jepang abad 15 – 17), tentara bayaran dan mata-mata untuk di sewa muncul dari daerah Iga dan Koga di Jepang, dan dari klan inilah yang kemudian banyak pengetahuan tentang ninja itu disimpulkan.


Patung Sanada Yukimura

Sarutobi Sasuke
Secara umum Sasuke adalah ciptaan fiksi pada era meiji yang lahir 25 Juni, 410 berdasarkan dari sejarah ninja Kozuki Sasuke. Faktanya menyebutkan bahwa dia terdaftar dalam anggota Sepuluh Pahlawan Sanada yang merupakan bukti bahwa dia pernah ada.

Sasuke adalah seorang ninja dari klan Koga, sedangkan Kirigakure Saizo adalah seorang ninja Iga. Dengan demikian, ketika Sasuke dan Saiz? muncul bersama-sama, mereka selalu digambarkan sebagai saingan berat, namun setelah direkrut ke Sanada mereka menjadi sahabat.

Sarutobi yang berarti ‘monyet melompat’, dia dikenal karena kelincahan dan kecepatannya dalam bergerak, terutama di pohon.

Sasuke meninggal ketika ia terdeteksi oleh penjaga istana. Dia berhasil melarikan diri namun sayang, dia masuk ke dalam perangkap beruang yang membuatnya terpaksa untuk mengamputasi kakinya sendiri. Dia kemudian bunuh diri di depan para penjaga istana dan mereka pun melemparkan tubuhnya ke dalam parit.


Patung Sarutobi Sasuke di Imabari Jepang


Kirigakure Saizo

Saizo adalah seorang ninja dari klan Iga yang ahli dalam Iga ninjutsu. Nama Kirigakure secara harfiah berarti “Kabut Tersembunyi”, dengan artian bahwa Saizo sering dikaitkan dengan kabut dan ilusi sihir. Penampilan Saizo dalam beberapa media biasanya muncul sebagai karakter yang tenang, elegan, dewasa, tampan dan kadang-kadang sebagai orang muda yang sedikit feminim.


Yuri Kamanosuke

Dari ke sepuluh anggota, hanya Sarutobi Sasuke dan Kirigakure Saizo lah yang paling terkenal dan sering muncul dalam berbagai media. Sisanya sangat jarang diceritakan dan bahkan kemudian beberapa dari mereka mungkin muncul dengan karakter yang samar-samar. Ada yang mengatakan Anayama Kosuke adalah seorang perempuan, dan Miyoshi bersaudara itu Nyuudou (pendeta).


Fuma Kotaro (???? – 1603)

Adalah ninja yang muncul pada periode Sengoku juga. Legenda mengatakan bahwa pada tahun 1596, Kotaro dilacak oleh Hattori Hanzo atas suruhan Tokugawa Leyasu. Hal ini diyakini bahwa Kotaro bertanggung jawab atas kematian Hanz? dengan memancingya ke sebuah saluran kecil yang menyebabkan kapalnya terjebak di air pasang. Kemudian pasukan Kotaro membakar saluran tersebut dengan minyak.
Ketika Tokugawa berkuasa, kekuatan Fuma-ryu berkurang menjadi sekelompok bajak laut yang sering menyerang sejumlah daerah Tokugawa. Mereka akhirnya tertangkap dan dieksekusi mati.


Fuma shuriken atau shuriken berbentuk kincir yang terkenal


Hattori Hanzo (1542 – December 23, 1596)



Ishikawa Goemon (1558 – 1594)

Adalah seorang ninja yang tidak diketahui dari mana klan-nya. Tapi dia adalah pahlawan sekaligus pencuri legendaris yang mencuri emas dan barang-barang berharga untuk diberikan kepada orang-orang miskin. Dia menjadi terkenal karena direbus hidup-hidup setelah percobaan pembunuhan yang gagal pada Toyotomi Hideyoshi. Ketel besi besar berbentuk bak mandi yang disebut Goemon-B√úRO.


Telapak tangan Goemon yang menempel di gerbang tembok kayu


Yagyu Sekishusai Taira-no-Munetoshi (1529-1606)

Adalah seorang samurai pada periode Sengoku yang terkenal ahli dalam Shinkage-ryu school (sekolah bayangan) yang kemudian diperkenalkan kepada klan Tokugawa. Cerita mengatakan bahwa kakek dari Munetoshi adalah seorang ninja dari klan Iga. Dia mempelajari seni bela diri dan liberal, sangat mahir dengan tombak dan pedang, serta mempelajari Confucianism (sistem filsafat dan etika dari Cina), Zen Buddhisme, dan Buddhisme Shingon.

Yagyu Sekishusai Taira-no-Munetoshi meninggal pada umur 78, tahun 1606 di Desa Yagyuu. Dan pada tahun 1650, Yagy? J?bei Mitsuyoshi (terkenal dengan legenda si mata satu atau dalam komik manga Samurai Legend), yang merupakan cucu Munetoshi dimakamkan di tempat yang sama bersebelahan dengan kakeknya.


Legenda mengatakan bahwa Munetoshi membelah batu ini dengan pedangnya. Batu besar ini disebut Itto-Seki.



Pakaian yang digunakan oleh ninja berada di musium Ninja Iga-ryu


Senjata khas ninja yaitu Kusarigama


Mizugumo atau sepatu untuk bergerak diatas air dan sepatu khusus untuk memanjat tembok

Komuso biksu adalah penyamaran yang paling sering digunakan oleh ninja

0 komentar:

Poskan Komentar

L a b e l s

Blogumulus by Roy Tanck and Amanda Fazani